Menanam Jeruk Santang

Tutorial Langkah Menanam Jeruk Santang Untuk Pemula

Bagikan

Menanam Jeruk Santang – Buah jeruk satu diantara buah yang banyak disukai karena rasanya yang asam manis dan fresh. Buah ini juga banyak memiliki manfaat buat kesehatan karena isi vit dan mineralnya yang besar, benar-benar khusus vit C, salah satunya variasi buah jeruk yang paling terkenal adalah jeruk santang madu. Warna buahnya yang kuning- jingga menonjol, kontras dengan warna daunnya yang hijau fresh.

Karena hal itu membuat tanaman ini bukan hanya ramai diperbudidayakan di perkebunan, tapi juga memesona jadi percantik pelataran rumah, tak perlu tempat yang luas, cukup hanya pot Kalian dapat mempunyai tanaman jeruk santang madu Kalian sendiri di dalam rumah.

Ketetapan Berkembang Jeruk Santang

Disaat sebelum menanam tanaman jeruk santang madu, sebaiknya kita ketahui dulu karakternya agar perawatannya lebih pas. Tanaman ini tumbuh baik dimulai dari ketinggian 500- 1000 mdpl.

Terus jadi besar status penanamannya akan hasilkan buah dengan warna kulit yang lebih menonjol, jeruk santang madu kurang menyukai angin dan benar-benar membutuhkan cahaya matahari langsung. Keperluan airnya lumayan banyak, benar-benar khusus pada bulan Juli- Agustus yang yaitu bulan terkering di Indonesia.Akan tumbuh lebih bagus di udara dengan 6- tujuh bulan basah dalam suhu 25- 30 derajat celcius dan jenjang kelembapan 70- 80%.

Tipe tanah yang dicintai jeruk santang madu adalah tanah lempung atau lempung berpasir.

Dengan gabungan jenjang kelihatan 7- 27%, debu 25- 50%, dan pasir kurang dari 50%, atau tanah andosol dan latosol. Seharusnya tanah memiliki cukup humus, pH di antara 5, 5- 6, 5.

Langkah Tanam Jeruk Santang

Penyeleksian bibit

Buat memperoleh tanaman jeruk santang madu dengan kualitas baik dan kilat berbuah, memisah bibit yang dibanyakin dengan tata langkah vegetatif, bibit seperti ini lebih banyak dipasarkan di pasar, tapi yakinkan bila tempat Kalian beli bibit adalah tempat pemasaran bibit yang bisa dipercayai.

Tentukan bibit yang sudah berumur 7- delapan bulan di polybag. Dalam umur ini, tanaman jeruk santang madu yang sehat akan mempunyai besar dekat 80 cm berdiameter tangkai dasar 2- 3 cm, bukti diri bibit yang sehat dan bebas penyakit adalah permukaan batangnya lembut, pangkal serabutnya banyak, pangkal tunggangnya memiliki ukuran kembali, dan kelihatan produktif.

Pot dan tempat tanam

Walau besar tanaman jeruk santang madu bisa dipiara hingga tidak besar sekali, tapi saat berbuah tanaman ini bisa bagi beban yang lumayan berat buat pot. Oleh karenanya, memisah pot berbahan lumayan kuat.

Pot yang prima bisa dengan bahan tanah, porselen, plastik, semen, atau kayu sepanjang proporsinya dengan tanaman tepat.

Seperti awalan bisa memisah pot memiliki ukuran diameter 45 cm atau lebih cocok ukuran bibit. Nanti pot harus ditukar secara teratur bersamaan dengan pertambahan usia tanaman.

Seperti tempat tanam, Kalian bisa kenakan tanah kebun yang produktif, tanah andosol, latosol, atau kombinasi tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbedaan yang balance.

Penanaman

Cara penanaman jeruk santang madu dalam pot dengan diawali tutup lubang pada dasar pot dengan darurat.

Lapisi atasnya dengan kombinasi kerikil dan pasir, kemudian masukan tempat tanam sampai 1/ 3 sisi pot. Mengeluarkan bibit dari polybag, potong beberapa pangkal.

Jika pangkal bibit benar-benar panjang, meninggalkan 1/2 dari panjangnya sebelumnya saja.

Tempatkan bibit pas di tengah-tengah pot, kemudian timbun kembali dengan tersisa tempat tanam sampai pot penuh. Sirami dengan sedikit air agar tanah cukup memadat.

Tanaman jeruk santang madu membutuhkan cahaya matahari benar-benar tidak 5 jam setiap hari. Tempatkan tanaman di lokasi yang tidak terlindungi dari cahaya matahari langsung agar memperoleh cahaya matahari yang cukup.

Cahaya matahari langsung bukan hanya menolong proses fotosintesis tanaman, tetapi juga bisa menjauhi dari munculnya penyakit pada tanaman jeruk santang madu.

Jauhi menempatkan pot tanaman jeruk santang madu Kalian di dekat dapur atau jalan raya.

Perawatan

Seperti hal tanaman lainnya, jeruk santang madu membutuhkan penyiraman teratur benar-benar tidak 2x sehari benar-benar khusus pada bulan kering. Di periode hujan intensif penyiraman bisa disamakan dengan cuaca.

Buat memacu perkembangan dan memesatkan proses pembuahan, kerjakan pemupukan teratur setiap empat bulan sekali dengan NPK diawali dari jumlah 25 gr per tanaman di tahun awal.

Bersamaan pertambahan usia tanaman, jumlah ini perlu ditambahkan jadi 50 gr pada tahun ke-2 , 100 gram pada tahun ke-3 , dan sebagainya.

Bukan hanya penyiraman dan pemupukan, tahapan perawatan kelanjutan mencakup pemotongan.Pemotongan jeruk santang madu mempunyai tujuan membuat cabang tanaman dan mengawasinya agar tumbuh tidak besar sekali.

Buang ranting kering buat membuat perlindungan keindahan tanaman, juga menjauhi dari hadirnya hama dan penyakit.

Pembikinan cabang dengan mekanisme 1- 3- 9 ditambahkan 3 cabang tersier di setiap cabang sekunder. Mengatur cabang primer agar tiap- setiap memiliki jarak lebih dari 10 cm.

Tata langkah pemotongan adalah dengan menggunting cabang primer, sekunder, dan tersier sampai 30- 50 cm dari pangkal.

Penggantian Pot

Dalam membudidayakan tanaman dalam pot, penting diingat apa perlu menukar tempat tanam atau pot sama ukuran yang semakin besar secara periodik.

Berkenaan ini buat membuat perlindungan agar tanah masih tetap memiliki faktor hara yang dibutuhkan dan perkembangan tanaman berjalan dengan baik tanpa kekuatiran akan roboh karena hancur atau tergulingnya pot karena tidak sanggup meredam berat tanaman.

Pergantian pot dan tempat tanam yang awal kali perlu dicoba setelah tanaman berumur 3- empat tahun. Seterusnya pergantian ini harus dicoba secara teratur setiap tahun sekali.

Disaat sebelum menukar pot dan tempat tanam, potong 1/ 3 cabang tanaman.

Diamkan tempat tanam jadi kering, tidak boleh disiram, sepanjang 2- tiga hari. Setelah itu, angkat tanaman dari pot lama, buang beberapa media Menanam Jeruk Santang yang lama.

Persiapkan pot baru sama ukuran yang semakin besar. Isikan dengan tempat tanam baru yang telah dipersiapkan awalnya dan tempatkan kembali tanaman jeruk santang madu ke pot. Timbun sampai penuh dan padatkan sedikit.

Periode Pra dan Pascapanen Jeruk Santang

Jeruk santang madu yang diperbudidayakan di kebun bisa berbuah 300- 400 buah /tahun, ditambah ada yang bisa capai 500 buah.

Maknanya, tanaman ini bisa hasilkan buah sampai melewati tenaga bantu cabang dan rantingnya jika didiamkan demikian saja.

Oleh karenanya, jika tanaman mulai berbuah, perlu dicoba penjarangan agar tanaman sanggup memberikan dukungan buah. Selain itu penjarangan juga bisa tambahkan berat dan kualitas buah yang dibuat.

Buang buah yang kelihatan kurang sehat, tertutup dari cahaya matahari langsung( berada di rerimbunan daun), atau muncul keterlaluan pada satu batang.

Menghilangkan buah yang berada di ujung barisan, meninggalkan 2- 3 buah saja pada sebuah batang khusus.

Buah jeruk santang madu akan masak maksimal di antara 28- 36 minggu setelah timbulnya bunga. Petik buah yang telah masak dengan gunting potong.

Mengumpulkan buah di lokasi yang teduh dan bersih dalam suhu ruang di antara 8- 10 derajat celcius.

Begitu pembahasan berkenaan Langkah Menanam Jeruk Santang , yang bisa diterangkan dengan singkat dan terinci, semoga berguna untuk anda yang membacanya, selamat mempraktikkan mudah-mudahan sukses dan terima kasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.